Kapan Harus Ganti Oli Motor? Perhatikan 3 Tanda Ini Pada Oli motor Anda

Memerhatikan waktu penggantian oli penting dilakukan pemilik kendaraan bermotor. Sebagai bahan pelumas, keberadaan oli juga bisa menunjang performa yang baik bagi kendaraan.

Tidak hanya itu saja, oli juga bermanfaat untuk mendinginkan mesin. Nah seiring waktu pemakaian, oli akan menjadi kotor dan kehilangan sifat kimianya. Karena hal tersebut, biasanya setiap produsen sepeda motor selalu memberitahu pemilik kendaraan kapan harus mengganti oli.

Ada cara paling mudah untuk mengenali waktu mengganti oli adalah dengan melihat kilometer. Namun selain dari kilometer, ada beberapa tanda lain yang memberitahu Anda kapan harus mengganti oli motor.

Berikut ini tiga ciri Anda harus segera ganti oli motor, melansir dari Liputan6.com, Minggu (8/9/2019):

SuaraTanda pertama yang bisa Anda kenali, yaitu perubahan pada suara motor. Hal ini dipengaruhi karena semakin sering motor digunakan, maka oli akan mengalami penurunan. Untuk itu, ketika kendaraan Anda mengeluarkan bunyi kasar saat mengoper gigi atau mesin digas, menjadi tanda Anda harus segera mengganti oli motor.

Indikator OliSetiap kendaraan memiliki indikator oli yang bertugas memberi atau menjaga sirkulasi pelumasan pada mesin. Jika oli sudah harus diganti, maka indikator akan memberikan sinyal atau tanda, yaitu minyak di indikator mulai sedikit.

TeksturTanda terakhir yang perlu Anda ketahui adalah tentang tekstur oli. Umumnya, oli yang baru diganti berwarna kecokelatan atau masih biru. Namun, jika sudah kena sisa pembakaran, warna oli berubah menjadi hitam.

Selain warna, Anda juga dapat melihat kapan oli harus diganti dari tekstur yang berpasir. Caranya, Anda perlu membuka penutup oli mesin dan angkat stick atau pipet. Coba cek, apakah cairan oli halus atau terasa kasar. Jika saat dioleskan ke jari, oli terasa kasar atau ada partikel, berarti oli sudah terkontaminasi dan harus segera diganti.

Posting Komentar

0 Komentar